Badan Kepegawaian Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta

Halal Bihalal Keluarga Besar BKD DIY

BKD DIY (10/07/2017) -

Alhamdulillahi rabbil ‘alamiin, setelah sebulan penuh berpuasa di Bulan Ramadhan, tibalah waktunya bagi kita untuk menyambut kemenangan. Semoga Allah menerima amal ibadah kita semua. Hari pertama masuk kerja tanggal 3 Juli 2017, Badan Kepegawaian Daerah DIY menyelenggarakan apel rutin yang dipimpin langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah DIY, R. Agus Supriyanto yang dilanjutkan dengan acara salam-salaman dengan seluruh pegawai di lingkungan Badan Kepegawaian Daerah DIY. Rangkaian acara syawalan dilanjutkan dengan halal bihalal keluarga besar Badan Kepegawaian Daerah DIY dengan pensiunan pegawai Badan Kepegawaian Daerah DIY yang diselenggarakan pada hari Kamis, 06 Juli 2017.

Acara halal bihalal ini merupakan sarana silaturahmi dengan pegawai serta pensiunan pegawai Badan Kepegawaian Daerah DIY. Dalam acara ini diserahkan tali asih bagi PNS yang pensiun dalam setahun terakhir di Badan Kepegawaian Daerah DIY, serta pengucapan ikrar halal bihalal  yang dipandu oleh Drs. Eko Nuryanto. Tak lupa juga, Kepala Badan Kepegawaian Daerah DIY memberikan kata sambutan. Dalam sambutannya, Kepala Badan Kepegawaian berpesan akan pentingnya “semeleh” atau ikhlas sehingga bisa mendatangkan pahala ibadah dalam setiap aktivitas yang dijalani.

Pengajian inti halal bi halal kali ini disampaikan oleh Kyai Haji Heriyanda, S.Ag. yang merupakan pengasuh Pondok Yatim Duafa Pleret, Wonokromo, Bantul. Pentingnya seluruh umat Islam untuk melaksanakan rukun Islam secara kaffah untuk bisa membersihkan rohani, karena hidup di dunia ini tak melulu mensejahterakan jasmani, tapi membersihkan rohani merupakan hal utama yang tidak boleh dilalaikan. Hakekat roh yang bersih itu sudah tercermin dengan melaksanakan puasa di Bulan Ramadhan. seharusnya menjadikan kita semua menjadi manusia yang lebih bertakwa. Puasa bisa membersihkan raga dengan menahan lapar dan dahaga sementara untuk membersihkan rohani adalah dengan sebenar-benarnya niat puasa Ramadhan karena Allah ta’ala.

Setelah Ramadhan dilanjutkan dengan mempererat tali persaudaraan atau silaturahim dan juga mempererat tali kasih sayang dengan silaturahmi. Jadilah manusia yang senantiasa mau mengakui kesalahan dan meminta maaf, serta memberikan maaf kepada saudara. Kesehatan jasmani berawal dari kesehatan rohani, yang artinya bersikap “semeleh” atau ikhlas, sabar dan menerima serta bersyukur meski dalam kekurangan bisa menjadikan hidup tenang, tentram dan bahagia.

Bekerja giat berniat karena ibadah dan mengharapkan barakah dari Allah ta’ala. Menjaga Rohani dengan sholat, membaca Al-Qur’an serta mentadaburi isinya. Bertaubat kepada Allah atas kesalahan yang sudah diperbuat serta meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan terhadap sesama untuk membersihkan diri dan berusaha menjadi lebih baik. Perbanyak sedekah untuk membersihkan harta dan diri. Itulah tadi pesan yang sangat bermanfaat bagi kemajuan kita bersama.

Acara halal bihalal semakin meriah dengan adanya pembagian doorprise bagi seluruh hadirin, baik berdasarkan undian kedatangan juga dengan hadiah yang tersembunyi di kursi, tempat snack dan lain-lain. Secara kebetulan acara bertepatan dengan hari Kamis Pahing, maka diadakan juga pemilihan pegawai berbusana daerah yang sesuai pakem serta masih rapi dan komplit. Untuk pegawai wanita pemenangnya adalah Ibu Harum Sri Bundari dan yang pegawai laki-laki adalah Yusman.  (soffi)

 

Data Sejenis

 

Komentar

Belum ada komentar
Nama*
Email*
Alamat*
Pesan*