Kumpulan Artikel BKD D.I. Yogyakarta

“Sebaik-baik puasa setelah Ramadhan adalah Bulan Allah Muharram, dan sebaik-baik shalat setelah fardhu adalah shalat malam”. (HR. Muslim, bab Keutamaan Puasa Muharram).

Bulan Muharram adalah bulan pertama dalam kalender Hijriyah. Tanggal 1 Muharram 1441 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 1 September 2019 Masehi. Bulan ini disebut oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai Syahrullah (Bulan Allah). Tentunya, bulan ini memilki keutamaan yang sangat besar.

Di zaman dahulu sebelum datangnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bulan ini bukanlah dinamakan bulan Al-Muharram, tetapi dinamakan bulan Shafar Al-Awwal, sedangkan bulan Shafar dinamakan Shafar Ats-Tsani. Setelah datangnya Islam kemudian Bulan ini dinamakan Al-Muharram. Al-Muharram di dalam bahasa Arab artinya adalah waktu yang diharamkan, yaitu diharamkan dari menzalimi diri kita dan berbuat dosa.

“Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu di keempat bulan ini” (Qs. At-Taubah: 36).

Ibnu Abbas mengatakan: Firman Allah dalam surat at-Taubah tentang larangan melakukan kezaliman pada sepanjang masa, kemudian Allah mengkhususkan pada empat bulan tersebut yang dijadikan bulan tersebut sebagai bulan Haram, merupakan tambahan kehormatan bulan-bulan tersebut, sehingga kejahatan yang dilakukan di dalamnya lebih besar dosanya dari kejahatan yang dilakukan di bulan yang lain sebagaimana halnya amal shaleh di dalamnya juga lebih besar pahalanya dibandingkan dengan yang lain. (Tafsir Ibnu Katsir 4/148).

Muharram adalah salah satu bulan haram dari yang empat bulan, yaitu Zulqa’idah, Zulhijjah dan Muharram dan Rajab. (HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abi Bakrah). Kelebihan dari empat bulan itu adalah bahwa sebagaimana kebaikan yang dilakukan di tanah Haram dilipatgandakan Allah, maka demikian juga kejahatan dan dosa yang dilakukan dilipatgandakan oleh Allah.

Amalan-amalan di bulan Muharram puasa, seperti hadist Rasulullah yang artinya “Puasa yang paling afdhol setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah al-Muharram.” (HR. Muslim : 1982). Hadits ini sangat jelas sekali bahwa puasa sunnah yang paling afdhol setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Muharram. Maksud puasa disini adalah puasa secara mutlak. Memperbanyak puasa sunnah pada bulan ini, utamanya ketika hari ‘Asyura (10 Muharram.

Dari Aisyah radiallahu anha, ia berkata: “Adalah hari Asyura hari puasa kaum Quraisy di masa jahiliyah. Rasulullah juga berpuasa pada masa jahiliyah (sebelum menerima wahyu). Ketika Rasulullah tiba di Madinah beliau berpuasa dan memerintahkan untuk berpuasa. Ketika Puasa Ramadhan difardhukan hanya tinggal kewajiban puasa Ramadhan tidak pada Asyura. Bagi yang ingin berpuasa pada Asyura silahkan berpuasa, dan bagi yang tidak ingin, boleh meningggalkannya”. (HR. Abu Daud No. 2442).

Di bulan Muharram, berpuasa ‘Asyura tanggal 10 Muharram sangat ditekankan, karena Rasulullah bersabda, “… Dan puasa di hari ‘Asyura saya berharap kepada Allah agar dapat menghapuskan (dosa) setahun yang lalu.” (HR. Muslim No. 1162/2746). Ternyata puasa ‘Asyura adalah puasa yang telah dikenal oleh orang-orang Quraisy sebelum datangnya Rasulullah. Selain puasa di hari ‘Asyura, berpuasa tanggal 9 Muharram lebih disukai, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berkeinginan, jika seandainya tahun depan beliau masih hidup, beliau akan berpuasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram.

Banyak ulama mengatakan bahwa disunnahkan juga berpuasa sesudahnya yaitu tanggal 11 Muharram. Di antara mereka ada yang berdalil dengan hadist Ibnu ‘Abbas berikut: “Berpuasalah kalian pada hari ‘Asyura dan selisihilah orang-orang Yahudi. Berpuasalah sebelumnya atau berpuasalah setelahnya satu hari.” (HR. HR Ahmad no. 2153, Al-Baihaqi dalam As-Sunan Al-Kubra no. 8189 dan yang lainnya. Syaikh Syu’aib dan Syaikh Al-Albani menghukumi hadits ini lemah.) Meskipun demikian, bukan berarti jika seseorang ingin berpuasa tanggal 11 Muharram hal tersebut terlarang.

Sebagian ulama juga memberikan alasan, jika berpuasa pada tanggal 9 dan 11 Muharram, maka hal tersebut dapat menghilangkan keraguan tentang bertepatan atau tidakkah hari ‘Asyura tanggal 10 Muharram yang dia puasai tersebut, karena bisa saja penentuan masuk atau tidaknya bulan Muharram tidak tepat. Apalagi untuk sekarang, banyak manusia tergantung dengan ilmu astronomi dalam penentuan awal bulan, kecuali bulan Ramadhan, Syawal dan Dzul Hijjah.

Amalan lain di bulan Muharram adalah memperbanyak amalan shalih, yaitu Sebagaimana perbuatan dosa pada bulan ini akan dibalas dengan dosa yang besar maka begitu pula perbuatan baik. Bagi yang beramal shalih pada bulan ini ia akan menuai pahala yang besar sebagai kasih sayang dan kemurahan Allah kepada para hambanya.

Ini adalah keutamaan yang besar, kebaikan yang banyak, tidak bisa dikiaskan. Sesungguhnya Allah adalah pemberi nikmat, pemberi keutamaan sesuai kehendaknya dan kepada siapa saja yang dikehendaki. Tidak ada yang dapat menentang hukumnya dan tidak ada yang yang dapat menolak keutamaanNya.

Perbaiki diri dengan senantiasa bertaubatan nasuha, dan moment yang tepat untuk dilakukan di bulan Muharram adalah dengan senantiasa bertaubat. Apa itu taubat? Taubat adalah kembali kepada Allah dari perkara yang Dia benci secara lahir dan batin menuju kepada perkara yang Dia senangi. Menyesali atas dosa yang telah lalu, meninggalkan seketika itu juga dan bertekad untuk tidak mengulanginya kembali. Taubat adalah tugas seumur hidup.

Maka kewajiban bagi seorang muslim apabila terjatuh dalam dosa dan maksiat untuk segera bertaubat, tidak menunda-nundanya, karena dia tidak tahu kapan kematian akan menjemput. Dan juga perbuatan jelek biasanya akan mendorong untuk mengerjakan perbuatan jelek yang lain. Apabila berbuat maksiat pada hari dan waktu yang penuh keutamaan, maka dosanya akan besar pula, sesuai dengan keutamaan waktu dan tempatnya. Maka bersegeralah bertaubat kepada Allah. Maka dari itu, marilah kita senantiasa memanfaatkan waktu yang ada untuk senantiasa memperbaiki diri menjadi lebih baik. Bukanlah kematian yang akan menunggu taubat kita, namun kitalah yang harus menunggu kematian dengan taubat. (dariberbagaisumber-soffi)


 

Nama Lengkap

Pangkat/Golongan/Ruang

: RADEN AGUS SUPRIYANTO S.H., M.Hum.

: Pembina Utama Madya/IV/d

 

Jenis Kelamin

: Laki - Laki

 

Agama

: Islam

 

Instansi (Unor)

: Badan Kepegawaian Daerah

 

Jabatan

: Kepala Badan Kepegawaian Daerah

 

Jenis Pegawai

: PNS Daerah Provinsi yang bekerja pada Provinsi

 

Pendidikan

: S-2 ILMU HUKUM

 

Status Pegawai

: PNS

 

Riwayat Jabatan

 

No

Jabatan

Tahun

 

Eselon

Instansi

1

KEPALA BADAN

07-11-2011

2A

BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI DIY

2

KEPALA KANTOR PELAYANAN PAJAK DAERAH DIKAB. SLEMAN

01-08-2006

3A

KANTOR PELAYANAN PAJAK DAERAH DI KABUPATEN SLEMAN

3

Pj.KEPALA BAGIAN MUTASI

10-02-2004

3A

BIRO KEPEGAWAIAN SETDA PROP.DIY

4

PJ. KA. BAG. MUTASI

07-02-2004

3A

BIRO KEPEGAWAIAN SETDA PROP. DIY.

5

PJ. KA. BID. MUTASI JABATAN

01-11-2001

3A

BKD PROPINSI DIY.

6

KABAG MUTASI PEGAWAI PUSAT

17-01-1997

4A

BIRO KEPEGAWAIAN PROP.DIY

7

KEPALA BAGIAN TATA USAHA KEPEGAWAIAN

05-01-1996

4A

BIRO KEPEGAWAIAN PROP.DIY

8

KASUBBAG PERATURAN/KEDUDUKAN HUKUM

01-06-1994

5A

BIRO KEPEGAWAIAN SETDA PROP.DIY

9

KASUBBAG PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

08-08-1990

5A

BIRO KEPEGAWAIAN SETDA PROP.DIY

 

Pendidikan Terakhir

NO

SEKOLAH

JURUSAN

TH LULUS

1

UNIVERSITAS GADJAH MADA

S-2 ILMU HUKUM

2002


Selamat Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2019

Pendidikan adalah salah satu senjata untuk merubah dunia. Pendidikan yang baik akan menjadikan kualitas pribadi menjadi lebih baik. 


Setiap tanggal 22 Desember, seluruh masyarakat Indonesia merayakan Hari Ibu. Suatu peringatan terhadap peran seorang perempuan dalam keluarganya, baik sebagai istri bagi suaminya, ibu untuk anak-anaknya, maupun untuk lingkungan sosialnya.

Hari Ibu, bukan cuma soal ‘perayaan’ yang diperingati hanya untuk mengungkapkan rasa sayang dan terima kasih kepada para ibu, akan tetapi peringatan Hari Ibu juga merupakan pergerakan kaum perempuan.  Pada saat itu, para pejuang perempuan dari 12 kota di Jawa dan Sumatera menggelar Kongres Perempuan Indonesia I pada 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta. Mereka berkumpul untuk bersama-sama memikirkan bagaimana membuat Indonesia merdeka, menciptakan jalinan kemitraan kaum perempuan dan laki-laki untuk membangun bangsa secara bersama-sama, juga berjuang untuk dirinya sendiri, agar perempuan tidak lagi menjadi kaum terdiskriminasi.

Menurut ajaran Islam, tidak ada larangan bagi perempuan untuk berperan aktif dalam masyarakat. Perempuan berhak untuk mengekspresikan dan mengembangkan potensi dan kemampuan yang ada dalam dirinya. Adapun peran langsung yang dapat dilakukan oleh perempuan adalah peran sebagai seorang anak, istri, ibu, dan peran sebagai anggota masyarakat. Dalam posisi sebagai anggota masyarakat, perempuan dan laki-laki memiliki hak dan kewajiban yang sama, berhak menerima perlakuan yang baik dari masyarakat dan berkewajiban menciptakan masyarakat yang sehat.

Peran langsung perempuan dalam masyarakat antara lain berupa pekerjaan sebagai pendidik, dokter, pakar ekonomi, dan mubalighat dll. Akan tetapi, Islam menganjurkan agar aktifitas perempuan di luar rumah tidak sampai mengorbankan tugas utamanya sebagai seorang istri dan ibu. Perempuan ibarat sekolah, jika dididik dengan baik berarti telah mempersiapkan sebuah bangsa dengan baik. Perempuan dengan tangan kirinya menggoyang buaian dan tangan kanannya menggenggam dunia. Perempuan merupakan tiang negara.

Perempuan adalah sosok yang menjadi tauladan bagi sebuah generasi, sehingga harus dipersiapkan secara matang untuk menuju suatu perubahan. Perempuan tidak akan bisa mengurus rumah tangga atau masyarakat pengetahuan intelektual dan etika yang memadai. Sesungguhnya Islam memberikan perhatian yang besar terhadap kaum perempuan dan menempatkan mereka pada posisi yang terhormat.

Perempuan memiliki peranan penting yang tidak dapat diabaikan begitu saja. Banyak sekali peranan perempuan baik dalam kehidupan keluarga, ekonomi, politik, sosial kebudayaan, hingga dalam pendidikan dan agama. Sebagai anggota masyarakat, saat seorang perempuan melihat bahwa masyarakatnya mengalami gangguan stabilitas atau terkena penyakit, maka ia harus segera mencari jalan penanggulangannya. Bahkan, dalam kondisi tertentu, perempuan diharuskan terjun ke masyarakat, misalnya, harus ada perempuan yang bekerja sebagai dokter untuk melayani kebutuhan kaum perempuan.

Salah satu kendala bagi perempuan Indonesia adalah adanya kontradiksi antara karir dan keluarga. Seolah-olah perempuan dipaksa memilih karir atau keluarga. Jika memilih karir, kondisi pekerjaan di Indonesia seringkali tidak mendukung peran seorang ibu. Umumnya di perkantoran dan perusahaan yang menetapkan jam kerja mulai pagi sampai sore. Akibatnya, pekerja perempuan tidak dapat memenuhi kebutuhan primer anaknya seperti pemberian ASI. Dengan terpaksa, ia menitipkan anaknya kepada baby sitter atau pembantu.

Pada tahun-tahun pertama usianya, seorang anak sangat membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan belaian dari seorang ibu. Dalam psikologi dijelaskan, tahun-tahun pertama kehidupan anak adalah masa-masa ketergantungan yang sangat besar dari seorang anak kepada ibunya. Jika kebutuhan anak tidak terpenuhi, anak akan cenderung mengalami krisis kepercayaan diri. Sementara itu, jika perempuan mengambil pilihan kedua, yaitu memilih keluarga dan meninggalkan karirnya, dia akan merasa bahwa segala jerih payahnya selama ini, misalnya menuntut ilmu telah tersia-siakan.

Dengan kata lain, perempuan karir di Indonesia pada umumnya menghadapi dilema besar, yang hanya bisa terpecahkan bila pemerintah turun tangan untuk memberikan fasilitas yang member kesempatan kepada perempuan agar tetap bisa berkarir sekaligus melaksanakan tugas sebagai seorang ibu. Dengan memperhatikan peristiwa-peristiwa yang terjadi di tanah air, maka tidak benar jika perempuan hendak diposisikan sebagai manusia kelas dua. Hal yang harus dilakukan adalah bagaimana memposisikan perempuan secara adil dan setara dalam politik, karena pada kenyataannya banyak laki-laki yang tidak lebih baik dari perempuan, tetapi sebagian besar perempuan dipandang sebagai pihak yang lemah ketika masuk ranah politik. Pandangan ini tentu tidak adil terhadap perempuan, karena harus disingkirkan.

Dalam kondisi ini, perempuan yang sadar memiliki tugas untuk mencerahkan dan mengingatkan saudara-saudaranya akan peran dan tugas yang harus dipikul perempuan, baik melalui pendekatan maupun pelatihan. Tugas ini akan berhasil jika dilakukan oleh sesama perempuan, karena persamaan perempuan yang memiliki kekuatan emosional, akal, dank arena perempuan yang mengetahui bagaimana perasaan yang dirasakan oleh sesamanya. Umumnya, perempuan cenderung peka terhadap lingkungan sekitarnya. Gerakan perempuan perlu mempertahankan keterbukaan pikiran, siap mendengarkan, berdialog serta bernegoisasi dengan berbagai kelompok yang ada dalam masyarakat.

Posisi dan kedudukan perempuan dalam bermasyarakat dan bernegara yakni sebagai anggota masyarakat dan sebagai warga negara yang memiliki sejumlah hak dan kewajiban (right and obligation), seperti firman Allah dalam Qur’an surah An-Nisa’ ayat 29-33, yang menjelaskan bahwa Islam melindungi hak milik laki-laki dan perempuan. Tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Perintah Allah untuk berbuat adil dalam seluruh bidang kehidupan, baik ranah domestik maupun publik sangat tegas, keadilan harus ditegakkan. Keadilan merupakan prinsip ajaran Islam yang harus ditegakkan dalam menata kehidupan manusia, prinsip harus selalu ada dalam setiap norma, tata nilai, dan perilaku umat manusia sampai akhir zaman. (diambil dari berbagai artikel – Iin/program)


Menjaga Kesehatan Lingkungan merupakan suatu kewajiban bagi setiap individu, selain merupakan anugerah yang diberikan sang pencipta kepada hamba-Nya, Kesehatan Lingkungan harus tetap dijaga agar keluarga kita terhindar penyakit. Karena kesehatan tidak ternilai harganya. Terkadang pada saat kita sehat, kita lupa akan nikmat tersebut dan ketika sakit kita baru sadar dan merasakan betapa kesehatan itu sungguh sangat berharga.

Tubuh yang sehat bisa didapatkan dari berolahraga secara teratur, mengkomsumsi makananan bergizi dan lingkungan yang sehat serta bersih. Lingkungan yang sehat terkadang sering tidak kita perhatikan karena kesibukan dalam bekerja sehingga lingkungan sekitar tidak dijaga kebersihannya. Akibat dari lingkungan yang tidak sehat dapat menimbulkan berbagai macam penyakit, salah satu yang mengkhawatirkan adalah deman berdarah (DBD) karena dapat menyebabkan kematian.

Kebersihan lingkungan merupakan keadaan bebas dari kotoran, termasuk di dalamnya, debu, sampah   dan bau. Di Indonesia, masalah kebersihan lingkungan selalu menjadi perdebatan dan masalah yang berkembang. Kasus-kasus yang menyangkut masalah kebersihan lingkungan setiap tahunnya terus meningkat.

Kita harus tahu tentang manfaat menjaga kebersihan lingkungan, karena menjaga kebersihan lingkungan sangatlah berguna untuk kita semua karena dapat menciptakan kehidupan yang aman, bersih, sejuk dan sehat.

Manfaat menjaga kebersihan lingkungan antara lain:

  1. Terhindar dari penyakit yang disebabkan lingkungan yang tidak sehat.
  2. Lingkungan menjadi lebih sejuk.
  3. Bebas dari polusi udara.
  4. Air menjadi lebih bersih dan aman untuk di minum.
  5. Lebih tenang dalam menjalankan aktifitas sehari hari.

Masih banyak lagi manfaat menjaga kebersihan lingkungan, maka dari itu kita harus menyadari akan pentingnya kebersihan lingkungan mulai dari rumah kita sendiri misalnya rajin menyapu halaman rumah, rajin membersihkan selokan rumah kita, membuang sampah pada tempatnya, pokoknya masih banyak lagi.

Lingkungan akan lebih baik jika semua orang sadar dan bertanggungjawab akan kebersihan lingkungan, karena hal itu harus ditanamkan sejak dini, di sekolah pun kita diajarkan untuk selalu hidup bersih.

Di agama Islam pun kita di ajarkan untuk selalu hidup bersih, karena kebersihan adalah sebagaian dari iman.

Selain hal yang disampaikan diatas kita juga harus saling mendukung agar tercapainya tujuan kita dalam menjaga kesehatan lingkungan bersama, agar tidak terjadi penyakit ataupun hal-hal yang tidak diinginkan dimasa mendatang, serta agar lingkungan kita tetap bias dinikmati hingga anak cucu kita kelak.

Berikut Tips dan trik menjaga kebersihan lingkungan:

  1. Dimulai dari diri sendiri dengan cara memberi contoh kepada masyarakat bagaimana  menjaga kebersihan lingkungan.
  2. Selalu Libatkan tokoh masyarakat yang berpengaruh untuk memberikan pengarahan kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
  3. Sertakan para pemuda untuk ikut aktif menjaga kebersihan lingkungan.
  4. Perbanyak tempat sampah di sekitar lingkungan anda;
  5. Pekerjakan petugas kebersihan lingkungan dengan memberi imbalan yang sesuai setiap bulannya.
  6. Sosialisakan kepada masyarakat untuk terbiasa memilah sampah rumah tangga menjadi sampah organik dan non organik.
  7. Pelajari teknologi pembuatan kompos dari sampah organik agar dapat dimanfaatkan kembali untuk pupuk;
  8. Kreatif, Dengan membuat souvenir atau kerajinan tangan dengan memanfaatkan sampah.
  9. Atur jadwal untuk kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan. (diambil dari berbagai sumber).

Batik Kawung

 

Batik Sekar Jagad

Batik Tambal

 

 

Batik Lasem

 

Setiap 2 Oktober, kita akan memeringati Hari Batik Nasional. Batik telah mendapat pengakuan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO (badan khusus PBB yang membidangi Pendidikan, kebudayaan dan ilmu pengetahuan). tepatnya Pada 2 Oktober 2009, UNESCO memasukkan batik dalam daftar Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non bendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity).

Penetapan 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional sendiri telah tercantum dalam Kepres (Keputusan Presiden) Nomor 33 Tahun 2009.

Mengapa tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional. Dalam situs Wikipedia, tanggal tersebut bukan hanya diperingati sebagai Hari Batik Nasional, UNESCO juga menetapkan tanggal tersebut 2 Oktober sebagai Hari Batik Sedunia.

Penetapan Hari Batik Nasional juga sebagai usaha pemerintah dalam meningkatkan martabat Bangsa Indonesia dan citra positif Indonesia di forum internasional. Karena pengakuan terhadap batik sebagai warisan leluhur Bangsa Indonesia termasuk pengakuan dunia internasional terhadap mata budaya Indonesia. Tujuan lain dari pengakuan batik sebagai warisan leluhur Indonesia adalah untuk menumbuhkan kecintaan serta rasa bangga masyarakat Indonesia terhadap kebudayaan bangsanya.

Dalam situs resmi UNESCO ditulis bahwa Batik Indonesia memiliki banyak simbol yang bertautan erat dengan status sosial, alam, kebudayaan lokal dan sejarah itu sendiri. Batik merupakan identitas dan jati diri bangsa Indonesia. Batik dipercaya menjadi bagian penting yang tak terpisahkan pada masyarakat Indonesia sejak lahir hingga meninggal. Karena Batik merupakan warisan nenek moyang Indonesia, khususnya Jawa, yang sampai saat ini masih ada. Batik pertama kali diperkenalkan kepada dunia oleh Presien Soeharto, yang kala itu memakai batik di Konferensi PBB bersama negara-negara lain. Batik juga pernah digunakan oleh tokoh-tokoh dunia, seperti Barack Obama, Nelson Mandela, Zinedine Zidane dan juga Bill Gates (saat mengunjungi Indonsia).

Menurut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Hari Batik Nasional merupakan wujud rasa syukur dan pendorong untuk terus mengembangkan batik nasional.

Semenjak ditetapkannya Hari Batik Nasional, maka setiap tanggal 2 Oktober masyarakat di himbau untuk mengenakan pakaian batik (atau segala hal yang berbau Batik). Bahkan, himbauan tersebut diterbitkan melalui surat edaran dengan nomor SE-11 / Seskab / X / 2013, dengan tanggal 1 Oktober 2014, Seskab (Sekretaris Kabinet) mengutus para menteri serta seluruh pimpinan Lembaga Pemerintah Non-Kementerian agar memberikan himbauan kepada seluruh pegawai di bawah jajarannya supaya memakai baju batik setiap tanggal 2 Oktober.

Himbauan tersebut juga disampaikan kepada seluruh bupati / wali kota dan gubernur di Indonesia supaya pegawai mereka mengenakan batik setiap tanggal 2 Oktober.

Semoga dengan Hari Batik Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Oktober dapat menambah wawasan dan pengetahuan Batik Nasional dan mari kita bersama-sama turut menyemarakan Hari Batik Nasional yang jatuh dan diperingati Setiap Tanggal 2 Oktober dengan memakai Baju / Pakaian Batik buatan Indonesia. (diambil dari berbagai sumber).

 


© 2021 BKD D.I. Yogyakarta. All Rights Reserved.
  • +62274 562150, +62274 512080
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • Jl. Kyai Mojo No.56, Bener, Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55244