
Yogyakarta, 21 Mei 2026 — Dalam rangka meningkatkan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) guna mewujudkan ASN yang profesional, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY menyelenggarakan seminar dan pelatihan bertema “Pelatihan Public Speaking, Digital Well-Being, dan Manajemen Stres bagi ASN” pada Kamis (21/5/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya BKD DIY dalam memperkuat kapasitas ASN menghadapi tantangan era digital yang semakin dinamis. Arus informasi yang kian masif menuntut ASN sebagai roda penggerak birokrasi untuk mampu beradaptasi, berkomunikasi secara efektif, serta menjaga kesehatan mental dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
Melalui pelatihan ini, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya kemampuan public speaking sebagai sarana komunikasi yang efektif, baik dalam lingkungan kerja maupun saat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kemampuan komunikasi yang baik dinilai menjadi salah satu kompetensi penting bagi ASN dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang profesional, responsif, dan humanis.
Selain itu, materi mengenai digital well-being turut diberikan untuk meningkatkan kesadaran ASN dalam mengelola penggunaan teknologi digital secara sehat dan produktif. Di tengah tingginya intensitas penggunaan perangkat digital dalam pekerjaan sehari-hari, ASN diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan kesehatan diri.
Pelatihan juga membahas manajemen stres sebagai bagian penting dalam menjaga performa kerja ASN. Dengan pengelolaan stres yang baik, ASN diharapkan dapat bekerja lebih optimal, adaptif, serta mampu menghadapi tekanan kerja secara positif.
Pelaksanaan seminar dan pelatihan ini merupakan hasil kerja sama BKD DIY dengan Fakultas Psikologi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melalui pelaksanaan program Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia aparatur.
BKD DIY berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi ASN di lingkungan Pemerintah Daerah DIY, sekaligus menjadi langkah strategis dalam menciptakan ASN yang kompeten, sehat secara mental, serta siap menghadapi tantangan birokrasi di era digital.

