Berita Terkait BKD D.I. Yogyakarta

YOGYAKARTA – Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) secara resmi mengangkat 317 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2024 menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Rabu, 1 April 2026. Prosesi pengangkatan ini ditandai dengan pengambilan sumpah dan janji yang dipimpin oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY atas delegasi Gubernur DIY.

Rincian Pelantikan dan Administrasi

Berdasarkan laporan penyelenggaraan, total peserta yang mengikuti pengambilan sumpah terdiri dari:

  • 297 PNS beragama Islam.

  • 13 PNS beragama Katolik.

  • 7 PNS beragama Kristen.

Kepala Bidang Perencanaan Pengadaan dan SIMPEG, Harry Susan Pujiraharjo, melaporkan bahwa awalnya terdapat 318 CPNS yang diproses. Namun, satu orang dinyatakan belum memenuhi syarat karena masih menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan di RSJ Grhasia. Sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 80 Tahun 2019, Kepala BKD DIY berwenang menandatangani SK Pengangkatan sekaligus mengambil sumpah para pegawai baru tersebut.

Empat Pesan Utama untuk Aparatur Baru

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menekankan bahwa pengucapan sumpah ini merupakan ikrar sakral, bukan sekadar seremoni. Beliau menitipkan empat poin krusial bagi para PNS baru dalam menghadapi tantangan birokrasi modern:

  1. Internalisasi Core Values BerAKHLAK: Setiap tindakan harus mencerminkan nilai Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

  2. Melek Regulasi: PNS wajib memahami hak dan kewajiban agar tidak terjerumus dalam masalah hukum akibat ketidaktahuan aturan.

  3. Agility (Ketangkasan) Menghadapi Disrupsi: Birokrasi dituntut bergerak cepat dan tangkas dalam memberikan pelayanan publik di tengah perubahan zaman yang kompleks.

  4. Dedikasi dan Kolaborasi: Menghindari sikap eksklusif dan membangun relasi yang baik dengan senior maupun masyarakat sekitar guna menunjang keberhasilan karier.

Menjaga Identitas Keistimewaan

Sebagai bagian dari daerah yang istimewa, para PNS baru diinstruksikan untuk menanamkan budaya pemerintahan SATRIYA dalam setiap aspek pekerjaan mereka.

"Pegang teguh filosofi Hamemayu Hayuning Bawono, bahwa kehadiran Saudara harus mampu memperindah dan menjaga harmoni dunia, khususnya bagi masyarakat Yogyakarta," tegas Sekda DIY dalam teks sambutannya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala BKD DIY, Hary Setiawan, mengingatkan bahwa PNS memikul tanggung jawab besar sebagai pelaksana kebijakan, pelayan publik, serta perekat pemersatu bangsa yang harus bersih dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).



Pemerintah Kabupaten Gunungkidul membuka Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Pengumuman seleksi terbuka itu tertulis dalam Surat Panitia Seleksi, Nomor 02/Pansel/III/2026 tanggal 30 Maret 2026. Dalam rangka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bagi seluruh Pegawai Negeri Sipil  yang memenuhi persyaratan untuk mendaftarkan diri melalui seleksi terbuka, dengan ketentuan sebagai berikut:


Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Mari bergabung dalam Webinar "Mindful of Digital" untuk membentuk ASN Jogja Istimewa (JITU) yang inovatif, adaptif, dan kolaboratif.

Hadir sebagai narasumber:

  1. Hary Setyawan, S.H., M.H. (Kepala BKD DIY) - 'Dari Newbie CPNS ke Pro-Player PNS Digital'

  2. Henri Satria Anugrah, S.Psi. (CPO SYNAPSIS) - 'MINDSET REVOLUTION: Think Digital, Act Digital'

Moderator: Indah Islawati, S.Psi., M.Psi.

🗓 Catat Tanggalnya: Rabu, 1 April 2026 12.00 WIB - Selesai 📍 Zoom Meeting: bit.ly/MindOfDigital  📺 YouTube Stream: @bkdpemdadiy

Dapatkan ilmu bermanfaat dan Sertifikat Gratis! Sampai jumpa di ruang virtual!


Memperhatikan surat dari Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Yogyakarta nomor 800/17 tanggal 26 Maret 2026 perihal Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta. Bersama ini kami sampaikan bahwa bagi Pegawai Negeri Sipil yang memenuhi syarat dan berkeinginan mengikuti seleksi dimaksud, dapat mengakses alamat website http://bkpsdm.jogjakota.go.id.


YOGYAKARTA (27 Maret 2026) – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY menerima kunjungan kerja dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY di Ruang Gurdo. Pertemuan ini difokuskan pada koordinasi dan sinkronisasi pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang kearsipan, khususnya untuk memetakan solusi atas kekurangan tenaga arsiparis di lingkungan Pemerintah Daerah DIY.

Capaian Tinggi, Kendala SDM Menjadi Tantangan

Dalam pertemuan tersebut, tim DPAD DIY yang diwakili oleh Kabid Pembinaan dan Pengembangan Sistem Kearsipan, Rachmat Sutopo, bersama Yunianti dan Atik Widyastuti, memaparkan capaian kearsipan Pemda DIY. Berdasarkan pengawasan rutin oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Pemda DIY berhasil meraih nilai hampir sempurna, yakni 96,85 pada tahun 2025.

Meski mayoritas aspek penilaian telah mencapai hasil maksimal, terdapat dua poin krusial yang masih perlu ditingkatkan:

  • Ketersediaan Arsiparis: Masih terdapat kekurangan tenaga arsiparis di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

  • Pengembangan SDM: Perlunya penguatan kapasitas dan pengembangan karier bagi para arsiparis.

Atik Widyastuti menambahkan bahwa persebaran tenaga arsiparis saat ini belum merata. Dari total 38 OPD yang ada, baru 21 OPD yang memiliki tenaga arsiparis. Selain itu, tantangan lainnya adalah belum seluruh arsiparis yang ada saat ini mengantongi sertifikasi resmi.

Strategi Pemenuhan Kebutuhan Pegawai

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bagian Perencanaan Pengadaan dan Sistem Informasi Pegawai BKD DIY, Harry Susan Pujiraharjo, menjelaskan bahwa sejatinya seluruh OPD telah mengajukan usulan kebutuhan tenaga arsip. Namun, terdapat kendala operasional di lapangan di mana hampir 50 persen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) belum melaksanakan tugas sepenuhnya sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kearsipan mereka.

Sebagai langkah jangka pendek, BKD DIY menyarankan:

  • Optimalisasi ASN: OPD yang kekurangan tenaga arsiparis diharapkan dapat memberdayakan tenaga ASN lain untuk membantu pengelolaan arsip.

  • Kebijakan Komprehensif: Kunjungan ini menjadi awal perumusan kebijakan yang lebih menyeluruh guna memenuhi formasi arsiparis secara bertahap.

Menuju Tata Kelola yang Akuntabel

Kolaborasi erat antara DPAD dan BKD DIY ini diharapkan mampu mewujudkan tata kelola arsip yang lebih tertib, profesional, dan akuntabel. Dengan pemenuhan SDM yang kompeten, Pemerintah Daerah DIY optimis dapat terus meningkatkan transparansi serta efektivitas pelayanan publik melalui sistem kearsipan yang mumpuni.


Yogyakarta, 25 Maret 2026 – Mengawali hari kerja pertama setelah libur Lebaran, Badan Kepegawaian Daerah DIY menyelenggarakan acara Syawalan Halalbihalal keluarga besar Badan Kepegawaian Daerah DIY yang bertempat di Ruang Rapat Sekar Jagad, pada hari Senin, 25 Maret 2026.

Acara yang mengusung tema Sinergi silaturahmi, kuatkan kebersamaan ini dihadiri oleh seluruh pegawai dilingkungkan Badan Kepegawaian Daerah DIY. Dalam sambutannya, Hary Setiawan, selaku Kepala Badan Kepegawaian Daerah DIY, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia Ramadhan BKD DIY, agenda Ramadhan dan Syawalan Halalbihalal berjalan dengan sangat baik. Dalam sambutanya, Syawalan dan Halalbihalal merupakan waktu yang tepat untuk saling memaafkan dan memperkuat solidaritas tim. Lebih dari sekedar agenda rutinitas, momen syawalan memiliki nilai filosofis yang sangat mendalam, saling memaafkan menjadi simbol bahwa seseorang telah berhasil menahan emosi, mengendalikan amarah, dan kembali pada keadaan yang lebih bersih.

“Setelah satu bulan berpuasa, hari ini kita kembali fitrah. Semoga semangat kemenangan ini terbawa dalam etos kerja kita untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih baik lagi. Dinamika regulasi kepegawaian di tahun 2026 sangatlah komplek, syawalan ini dapat menjadi refleksi diri dan motivasi dalam mempererat team work guna mewujudkan pelayanan publik prima”, ujarnya.

Acara ditutup dengan pembacaan ikrar, doa bersama, jabat tangan sebagai simbol saling memaafkan, diikuti oleh ramah tamah dan makan bersama. Semoga kebersamaan yang ada kian erat, mampu menghadirkan ide-ide cemerlang guna mewujudkan Manajemen ASN yang lebih profesional.

 


Setelah sebulan penuh kita menunaikan amanah terhadap Allah SWT melalui ibadah puasa, kini tiba saatnya kita merayakan kemenangan dengan hati yang bersih dan penuh syukur. Ramadhan telah mengajarkan kita tentang disiplin, kesabaran, dan tanggung jawab untuk menjalankan perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya.

Seiring dengan berakhirnya bulan suci, mari kita bawa semangat "Amanah" dalam setiap langkah pengabdian kita. Sebagai aparatur, momen Idul Fitri ini adalah waktu yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat komitmen kita dalam memberikan pelayanan yang jujur, adil, dan tidak menyalahgunakan kepercayaan yang telah diberikan masyarakat.

Mari kita jaga amanah terhadap sesama manusia dengan saling memaafkan, menjaga kepercayaan, dan menepati janji. Tak lupa, mari terus menjaga amanah terhadap diri sendiri dengan tetap menjaga kesehatan dan menggunakan akal budi kita untuk menebar kebaikan di bumi Mataram.

Keluarga Besar Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY mengucapkan:

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin 🙏

Semoga cahaya fitrah senantiasa menyinari langkah kita menuju tata kelola pemerintahan yang lebih profesional, akuntabel, dan penuh integritas.


Profil Singkat BKD DIY

Badan Kepegawaian Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan lembaga kepegawaian yang  ada di wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang merupakan perkembangan dari lembaga kepegawaian yang ada sebelumnya.


© 2026 BKD D.I. Yogyakarta. All Rights Reserved.
  • 0274-562150 fax. Psw 2903, (0274) 512080
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • Jl. Kyai Mojo No.56, Bener, Kec. Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55243