Berita Terkait BKD D.I. Yogyakarta

YOGYAKARTA – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar kegiatan Coffee Morning sebagai sarana komunikasi dan koordinasi internal pada Senin, 5 Januari 2026. Bertempat di Ruang Sekar Jagad, lingkungan kantor BKD DIY, acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, pejabat struktural, serta seluruh pegawai.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi internal BKD DIY untuk menyelaraskan visi di awal tahun, terlebih setelah instansi ini menempati fasilitas gedung baru.

Arahan Kepala BKD DIY

Dalam arahannya, Kepala BKD DIY, Hary Setiawan, menekankan pentingnya adaptasi dan peningkatan kualitas kerja. Beliau menyampaikan bahwa kenyamanan bekerja di gedung baru harus berbanding lurus dengan produktivitas.

"Pegawai yang telah menempati gedung baru dituntut agar lebih baik lagi dalam berkinerja. Fasilitas yang lebih memadai ini diharapkan menjadi pemacu semangat dalam memberikan pelayanan terbaik," ujar Hary.

 

Evaluasi Capaian 2025 dan Target Strategis

Sesi diskusi menjadi inti acara, di mana para Kepala Bidang (Kabid) memaparkan capaian signifikan sepanjang tahun 2025 serta rencana strategis ke depan:

  • Pengadaan Pegawai: Kabid Perencanaan dan Pengadaan, Harry Susan, melaporkan keberhasilan BKD DIY dalam merampungkan seleksi pengadaan PPPK untuk Tipe I, Tipe II, dan PPPK Paruh Waktu.
  • Manajemen Talenta: Kabid Pengembangan Pegawai, Hendra Yuandana, menegaskan kembali bahwa implementasi manajemen talenta tetap menjadi prioritas dan komitmen utama pimpinan dalam pengembangan karier ASN.
  • Layanan Pensiun: Kabid Administrasi Kepegawaian, Wahyu Widayat, mengungkapkan bahwa selama tahun 2025, Pemda DIY telah menyerahkan 621 SK Pensiun kepada pegawai yang memasuki masa purna tugas sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.
  • Regulasi dan Disiplin: Kabid Kedudukan Hukum dan Kesra, Widanta, memberikan pengingat penting bagi seluruh ASN mengenai batas akhir pengisian E-Kinerja yang jatuh pada tanggal 10 Januari 2026.
  • Kompetensi dan Operasional: Kepala Balai Pengukuran Kompetensi Pegawai, Aris Widaryanto, menjelaskan rencana usulan perubahan tarif untuk tahun anggaran 2027. Sementara itu, Sekretaris BKD, Poniran, menutup sesi dengan apresiasi atas berbagai pencapaian memuaskan yang diraih BKD DIY dalam berbagai kegiatan lintas instansi.

 

Membangun Lingkungan Kerja Kondusif

Melalui Coffee Morning ini, BKD DIY berharap dapat membangun pola komunikasi yang lebih harmonis dan transparan antar lini. Dengan terciptanya suasana kerja yang kondusif, diharapkan kinerja kolektif organisasi dalam melayani masyarakat dan mengelola kepegawaian di wilayah DIY dapat semakin optimal dan profesional.



Dalam upaya meningkatkan efisiensi serta memastikan transparansi dalam setiap layanan yang diberikan, BKD DIY mulai menerapkan mekanisme baru untuk penawaran/informasi dari mitra maupun penyedia barang dan jasa. Sistem ini merupakan langkah strategis dalam menghadirkan proses kerja yang lebih modern, responsif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi.

Melalui LAPENA (Layanan Pengajuan Penawaran Mitra BKD DIY), penyampaian penawaran/informasi kini dapat dilakukan secara digital menggunakan Google Form yang terhubung langsung dengan barcode (QR Code) sebagai akses utama. Sistem ini dirancang untuk mempermudah mitra dalam mengirimkan proposal tanpa harus datang langsung ke kantor, sehingga proses administrasi menjadi lebih cepat, efisien, dan aman.

Cukup dengan memindai barcode yang telah disediakan, pengguna akan diarahkan ke formulir digital yang dapat diisi dengan mudah. Selain mempercepat alur kerja, fitur ini juga berkontribusi pada pengurangan penggunaan kertas serta meningkatkan akurasi data yang diterima. Selain itu surat penawaran juga secara berkala/periodik akan dimasukkan ke dalam Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI).

Penerapan teknologi ini merupakan wujud nyata komitmen BKD DIY dalam mendukung transformasi digital dan penguatan tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Kami berharap sistem pengajuan surat penawaran berbasis barcode ini dapat memberikan kemudahan bagi seluruh mitra kerja, sekaligus memperkuat pelayanan publik yang efektif, profesional, dan modern.

Informasi LAPENA dan Barcode dapat diakses pula melalui media sosial BKD DIY.


Yogyakarta, 11 Desember 2025 — Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), KGPAA Paku Alam X (Sri Paduka), menyerahkan 274 Surat Keputusan (SK) Pensiun kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Daerah DIY yang memasuki masa purna tugas periode Januari hingga Juni Tahun 2026 pada Kamis, 11 Desember 2025. Acara penyerahan ini merupakan wujud apresiasi pemerintah daerah atas pengabdian para ASN.

Membacakan Sambutan Gubernur DIY, Sri Paduka menyampaikan ucapan selamat memasuki masa purna tugas bagi para penerima SK Pensiun. Beliau juga menyampaikan apresiasi atas pengabdian, dedikasi, dan loyalitas yang telah ditunjukkan oleh para PNS dalam menjalankan amanah pemerintahan dan pelayanan masyarakat di Pemda DIY.

Wakil Gubernur DIY menekankan bahwa segala upaya, tenaga, dan pemikiran, bahkan pengorbanan waktu untuk keluarga, merupakan wujud tanggung jawab mulia dalam ketugasan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Masa Pensiun: Babak Baru Penuh Peluang

Sri Paduka juga menyoroti bahwa masa pensiun adalah fase baru yang membawa ketenangan karena berkurangnya beban pekerjaan, namun bukan merupakan akhir dari kebermanfaatan.

  • Masa pensiun adalah waktu yang tepat untuk terus berkontribusi.
  • Kontribusi dapat dilakukan melalui aktivitas produktif maupun pengabdian sosial-kemasyarakatan.
  • Fase ini disebut sebagai babak baru yang sarat peluang, di mana para purna tugas dapat memberi inspirasi dan berkarya di berbagai bidang.

Di akhir membacakan sambutan Gubernur DIY, Wakil Gubernur DIY berharap agar masa pensiun para PNS diliputi berkah, kebahagiaan, dan manfaat, serta senantiasa berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa.

Acara penyerahan SK Pensiun ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD DIY, Jajaran Forkopimda DIY, Kepala Kantor Regional I BKN DIY, serta Jajaran Pimpinan Sekretariat Daerah dan OPD Pemda DIY.


Yogyakarta 3 Desember 2025 -- Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Badan Kepegawaian Daerah DIY menyelenggarakan ujian Dinas Tingkat I bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS). Adapun peserta ujian dinas tersebut adalah PNS Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalitas ASN dalam rangka pemenuhan persyaratan kenaikan pangkat sesuai ketentuan peraturan kepegawaian.

Pembukaan ujian dinas ini dilaksanakan di Ruang Sekar Jagat, Gedung BKD, DIY. Kegiatan ini menjadi salah satu instrumen penting dalam pembinaan karier PNS, khususnya bagi pegawai yang akan naik pangkat ke golongan II/d atau III/d. Peserta ujian berjumlah 28 orang, terdiri dari 22 pria dan 6 wanita. Para peserta berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah di Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. 

Proses ujian berjalan selama 90 menit dan menggunakan Computer Assisted Test (CAT). Ujian berlangsung lancar dan tertib berkat dukungan panitia penyelenggara serta kedisiplinan para peserta. BKD DIY juga memastikan sarana dan prasarana pendukung, termasuk peralatan tes dan fasilitas ruang ujian, sesuai dengan standar pelaksanaan Ujian Dinas yang berlaku. Pengawas ujian turut mengawasi jalannya kegiatan agar tetap objektif dan bebas dari pelanggaran.

Ujian Dinas Tingkat I merupakan salah satu langkah nyata untuk mendorong budaya kerja profesional, berkualitas, dan berintegritas dalam tubuh birokrasi. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berkomitmen terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur sebagai kunci keberhasilan pembangunan daerah.


Yogyakarta, 1 Desember 2025 -- Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-54 pada Senin, 1 Desember 2025 di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta. Upacara ini diikuti oleh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemda DIY.

Upacara HUT ke-54 KORPRI tahun 2025 bertemakan "Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI Mewujudkan Indonesia Maju". Bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X. Dalam pidatonya, KGPAA Paku Alam X meminta seluruh ASN dan anggota KORPRI di DIY untuk terus berinovasi, menjaga integritas, netralitas, dan profesionalisme.

Paku Alam X menekankan pentingnya komitmen ASN terhadap pelayanan publik yang cepat, berkualitas, serta peran aktif ASN dalam mendukung reformasi birokrasi. Selain inovasi dan integritas, pilar seperti netralitas dan peningkatan kompetensi ASN juga ditekankan dalam upacara tersebut.

Wakil Gubernur juga menyerukan agar ASN bersama-sama menjaga kesiapsiagaan, termasuk dalam hal penanganan bencana — bagian dari tanggung jawab sosial ASN terhadap masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Pemda DIY juga menyerahkan penghargaan Kompetisi Budaya Pemerintahan 2025 kepada sejumlah perangkat daerah yang unggul, sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja dan budaya birokrasi yang baik di DIY.  Penghargaan ini menunjukkan apresiasi Pemda DIY terhadap instansi yang menerapkan budaya pemerintahan bersih, berintegritas, dan profesional.


Yogyakarta — 13 November 2025. Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, KGPAA Paku Alam X, memimpin Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Daerah DIY. Kegiatan berlangsung di Bangsal Kepatihan, Komplek Kepatihan Yogyakarta dan dihadiri oleh Ketua DPRD DIY, Kepala Kantor Regional I BKN Yogyakarta, Sekretaris Daerah DIY, para Asisten Sekda, Staf Ahli, serta Kepala OPD.

Membacakan Sambutan Gubernur DIY, Wakil Gubernur menyampaikan bahwa pelantikan pejabat struktural merupakan bagian dari upaya Pemda DIY untuk memperkuat tata kelola pemerintahan. Sultan menegaskan bahwa Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas memegang peran strategis sebagai middle manager yang menerjemahkan kebijakan pimpinan menjadi aksi nyata di lapangan.

“Middle manager adalah penggerak utama birokrasi. Di tangan mereka, arah kebijakan diturunkan menjadi langkah operasional serta memastikan koordinasi berjalan efektif,” tegas Wakil Gubernur.

Wakil Gubernur menekankan bahwa birokrasi modern membutuhkan pola komunikasi yang terbuka, jujur, dan berorientasi pada solusi. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan organisasi pemerintah tidak diukur dari minimnya masalah, tetapi dari kemampuan menyelesaikan persoalan secara kolektif melalui dialog yang produktif.

“Birokrasi yang maju bukanlah yang bebas dari masalah, melainkan yang mampu menyelesaikannya melalui komunikasi yang sehat dan kerja sama yang kuat,” ujar Wakil Gubernur.

Beliau juga mengingatkan pentingnya kesiapan pejabat untuk menerima masukan, bersikap tidak defensif, serta membangun ruang diskusi yang konstruktif di setiap unit kerja.

Wakil Gubernur turut menyoroti dinamika lintas generasi yang semakin mewarnai birokrasi. Pegawai muda dianggap membawa energi dan gagasan baru, sementara pegawai senior menghadirkan kedalaman pengalaman dan kebijaksanaan.

“Yang muda perlu menghargai proses, dan yang senior perlu memberi ruang bagi pandangan baru. Sinergi dua generasi ini sangat penting untuk menjaga dinamika birokrasi,” jelasnya.

Mengakhiri pembacaan Sambutan Gubernur DIY, Wakil Gubernur mengajak para pejabat untuk menjalankan amanah dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalitas, dan semangat kolaboratif. Wakil Gubernur berharap pejabat yang baru dilantik dapat menjadi teladan dalam memperkuat budaya kerja yang efektif, melayani masyarakat dengan prima, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

“Jalankan amanah dengan integritas dan semangat kolaboratif demi peningkatan kualitas pelayanan publik dan kemajuan Pemda DIY,” pungkasnya.


Yogyakarta – 20 November 2025. Sekretaris Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, Ni Made Dwipanti Indrayanti, memimpin Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Fungsional di lingkungan Pemerintah Daerah DIY. Sebanyak 63 pejabat fungsional resmi dilantik dan diambil sumpahnya dalam acara yang digelar di Gedhong Pracimasana, Komplek Kepatihan Yogyakarta. Acara ini turut dihadiri Ketua DPRD DIY, Kepala BKN Regional I Yogyakarta, Asisten Sekda, Staf Ahli Gubernur, dan para Kepala OPD.

Membacakan Sambutan Gubernur DIY, Sekretaris Daerah DIY menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang dilantik. Menurutnya, momentum pelantikan tidak hanya menandai perubahan jabatan, tetapi juga merupakan wujud kedewasaan dalam pengabdian serta kesiapan ASN untuk memasuki jenjang tanggung jawab yang lebih luas.

“Pelantikan hari ini menghadirkan rasa haru, karena kita melihat putra-putri terbaik Pemda DIY semakin matang dalam tanggung jawab. Anda semua menunjukkan kesiapan menapaki jalan pelayanan publik yang lebih bermakna,” ujar Ni Made.

Sekretaris Daerah DIY menegaskan bahwa pejabat fungsional memiliki posisi penting sebagai motor penggerak kualitas birokrasi. Ia menyebut jabatan fungsional sebagai Research and Development (R&D) dalam pemerintahan daerah, yakni kelompok yang menjadi fondasi transformasi dan inovasi kebijakan.

“Jika birokrasi ingin naik kelas, maka pejabat fungsional-lah yang menjadi tulang punggung transformasinya,” tegasnya.

Pemerintah Daerah DIY, lanjut Ni Made, berkomitmen menyediakan formasi jenjang karier yang terencana, serta memastikan mekanisme evaluasi dan pengembangan kompetensi selaras dengan kebijakan pemerintah pusat. Ia meminta perangkat daerah pembina jabatan fungsional untuk aktif memberikan dukungan agar masa depan pengembangan karier para pejabat tidak berjalan tanpa arah.

Masih membacakan Sambutan Gubernur DIY, Sekretaris Daerah DIY menekankan bahwa pejabat fungsional harus terus mengembangkan diri. Jabatan fungsional, yang merupakan jabatan keahlian, menuntut ASN untuk selalu memperbarui kemampuan melalui asosiasi profesi, komunitas jabatan fungsional, maupun pembelajaran mandiri.

“Keahlian hanya tumbuh jika dipupuk. Jangan sampai terjebak di zona nyaman. Ketika pejabat fungsional berhenti berkembang, dampaknya bisa menghambat regenerasi ASN secara keseluruhan,” pesan Ni Made

Ni Made juga menyoroti bahwa stagnasi karier dapat menghambat pejabat pelaksana yang sedang menunggu kesempatan untuk naik ke jabatan fungsional. Oleh karena itu, pengembangan diri bukan hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi bagian dari dinamika manajemen karier di lingkungan Pemda DIY.

Mengakhiri pembacaan Sambutan Gubernur DIY, Ni Made menyampaikan keyakinannya bahwa para pejabat yang dilantik mampu memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan Pemda DIY. Ia menegaskan pentingnya integritas, loyalitas, dan profesionalitas di setiap lini jabatan fungsional.

“Mari kita bangun birokrasi yang tidak hanya cerdas dan profesional, tetapi juga berintegritas. Selamat bekerja di ketugasan yang baru,” pungkasnya.


Profil Singkat BKD DIY

Badan Kepegawaian Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan lembaga kepegawaian yang  ada di wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang merupakan perkembangan dari lembaga kepegawaian yang ada sebelumnya.


© 2026 BKD D.I. Yogyakarta. All Rights Reserved.
  • 0274-562150 fax. Psw 2903, (0274) 512080
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • Jl. Kyai Mojo No.56, Bener, Kec. Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55243