YOGYAKARTA – Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) secara resmi mengangkat 317 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2024 menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Rabu, 1 April 2026
Rincian Pelantikan dan Administrasi
Berdasarkan laporan penyelenggaraan, total peserta yang mengikuti pengambilan sumpah terdiri dari:
-
297 PNS beragama Islam
. -
13 PNS beragama Katolik
. -
7 PNS beragama Kristen
.
Kepala Bidang Perencanaan Pengadaan dan SIMPEG, Harry Susan Pujiraharjo, melaporkan bahwa awalnya terdapat 318 CPNS yang diproses

Empat Pesan Utama untuk Aparatur Baru
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menekankan bahwa pengucapan sumpah ini merupakan ikrar sakral, bukan sekadar seremoni
-
Internalisasi Core Values BerAKHLAK: Setiap tindakan harus mencerminkan nilai Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif
. -
Melek Regulasi: PNS wajib memahami hak dan kewajiban agar tidak terjerumus dalam masalah hukum akibat ketidaktahuan aturan
. -
Agility (Ketangkasan) Menghadapi Disrupsi: Birokrasi dituntut bergerak cepat dan tangkas dalam memberikan pelayanan publik di tengah perubahan zaman yang kompleks
. -
Dedikasi dan Kolaborasi: Menghindari sikap eksklusif dan membangun relasi yang baik dengan senior maupun masyarakat sekitar guna menunjang keberhasilan karier
. 
Menjaga Identitas Keistimewaan
Sebagai bagian dari daerah yang istimewa, para PNS baru diinstruksikan untuk menanamkan budaya pemerintahan SATRIYA dalam setiap aspek pekerjaan mereka
"Pegang teguh filosofi Hamemayu Hayuning Bawono, bahwa kehadiran Saudara harus mampu memperindah dan menjaga harmoni dunia, khususnya bagi masyarakat Yogyakarta," tegas Sekda DIY dalam teks sambutannya
.
Senada dengan hal tersebut, Kepala BKD DIY, Hary Setiawan, mengingatkan bahwa PNS memikul tanggung jawab besar sebagai pelaksana kebijakan, pelayan publik, serta perekat pemersatu bangsa yang harus bersih dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN)




