Berita Terkait BKD D.I. Yogyakarta

Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan fondasi utama dalam sistem manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam konteks pemerintahan modern, disiplin tidak lagi dipandang sekadar sebagai kepatuhan terhadap jam kerja, tetapi sebagai elemen kunci dalam menjaga integritas, profesionalisme, dan kepercayaan publik.

Secara normatif, disiplin PNS diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 serta Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021. Dalam regulasi tersebut ditegaskan bahwa disiplin adalah kesanggupan PNS untuk menaati kewajiban dan menghindari larangan yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan.

Disiplin sebagai Instrumen Tata Kelola

Dalam perspektif tata kelola pemerintahan (good governance), disiplin memiliki beberapa fungsi strategis:

  1. Menjamin keteraturan organisasi

Tanpa disiplin, prosedur kerja tidak berjalan konsisten dan berpotensi menimbulkan maladministrasi.

  1. Meningkatkan akuntabilitas

ASN yang disiplin cenderung memiliki dokumentasi kerja yang tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.

  1. Menjaga kepercayaan publik

Ketika aparatur menunjukkan profesionalisme dan etika, masyarakat akan lebih percaya terhadap pemerintah.

Dimensi Disiplin

Disiplin PNS mencakup tiga dimensi utama:

  • Disiplin waktu (kehadiran dan ketepatan)
  • Disiplin perilaku (etika dan integritas)
  • Disiplin kinerja (tanggung jawab atas tugas)

Dengan memahami disiplin sebagai sistem nilai, bukan sekadar aturan, maka pembinaan ASN akan lebih efektif dan berkelanjutan.



Yogyakarta — Sebagai instansi yang mengemban amanah pengelolaan manajemen Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Daerah DIY, BKD DIY terus berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan berbagai fasilitas yang mendukung kenyamanan ibu, anak, serta penyandang disabilitas di lingkungan kantor.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya membangun pelayanan yang setara, berkeadilan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Fasilitas Ramah Disabilitas

BKD DIY menyediakan sejumlah sarana pendukung aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, di antaranya:

  • Lift untuk memudahkan mobilitas menuju lantai pelayanan tanpa hambatan tangga.
  • Ramp atau jalur landai yang memungkinkan pengguna kursi roda maupun penyandang keterbatasan mobilitas mengakses area gedung dengan lebih aman.
  • Toilet khusus disabilitas yang dirancang dengan ruang gerak lebih luas serta pegangan pengaman.
  • Kruk yang dapat digunakan sementara oleh pengunjung yang membutuhkan bantuan mobilitas.
  • Meja layanan khusus disabilitas, yaitu layanan prioritas yang akan mendahulukan ibu hamil, lansia, maupun penyandang disabilitas apabila terdapat antrean, sehingga mereka tetap mendapatkan pelayanan yang cepat, nyaman, dan manusiawi.

Penyediaan fasilitas ini mencerminkan komitmen BKD DIY dalam menerapkan prinsip pelayanan tanpa diskriminasi serta mendukung terwujudnya lingkungan kerja dan layanan yang aksesibel.

Fasilitas Ramah Ibu dan Anak

Selain itu, BKD DIY juga memberikan perhatian khusus bagi ibu dan anak melalui:

  • Ruang laktasi, yang nyaman dan privat bagi ibu menyusui, baik pegawai maupun pengunjung.
  • Pojok bermain anak, sebagai ruang ramah anak yang memungkinkan orang tua tetap fokus mengurus keperluan administrasi tanpa mengabaikan kenyamanan buah hati.

Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu menciptakan suasana pelayanan yang lebih humanis, serta mendukung peran ganda perempuan sebagai ASN maupun sebagai ibu.

Pelayanan Inklusif sebagai Budaya Kerja

Fasilitas fisik yang tersedia tidak hanya menjadi pelengkap sarana prasarana, tetapi juga bagian dari budaya kerja yang menjunjung tinggi nilai empati, kepedulian, dan kesetaraan. ASN di lingkungan BKD DIY didorong untuk memberikan pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan khusus pengguna layanan.

Pelayanan publik yang berkualitas bukan hanya tentang kecepatan dan ketepatan, tetapi juga tentang aksesibilitas dan kenyamanan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan.

Dengan hadirnya fasilitas ramah ibu, anak, dan disabilitas ini, BKD DIY menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan pelayanan yang inklusif, profesional, dan berkeadilan. Ke depan, peningkatan kualitas sarana dan pelayanan akan terus dilakukan demi mewujudkan layanan publik yang semakin prima dan setara bagi semua.

 


YOGYAKARTA – (2/1/2026) Mengawali tahun anggaran 2026, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY resmi menyambut personel baru yang bergabung di lingkungan Pemerintah Daerah DIY melalui jalur mutasi masuk. Bertempat di Ruang Rapat Sekar Jagad BKD DIY, Penyerahan Surat Keputusan (SK) ini dilakukan bagi tujuh orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mulai bertugas Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Januari 2026.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya penguatan sumber daya manusia di lingkungan Pemda DIY. Para PNS yang baru bergabung ini diharapkan dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi terbaik pada unit kerja masing-masing.

                                          

Daftar PNS Mutasi Masuk

Berikut adalah rincian data PNS yang telah resmi menerima SK Mutasi Masuk:

NO NAMA JABATAN LAMA JABATAN BARU
1 Juliandarini, S.T., M.Pd. Guru Ahli Pertama pada SMK Negeri Parungponteng Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat Guru Ahli Pertama pada SMK Negeri 1 Seyegan Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Sleman Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY
2 Rd. Johan Maulana, S.Pd. Guru Ahli Muda pada SMKN 1 Sukabumi Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat Guru Ahli Muda pada SMA Negeri 1 Sentolo Balai Pendidikan Menengah  Kabupaten Kulon Progo Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY
3 Yustiawan Purna Yudha, S.Pd. Guru Ahli Pertama pada SMK Negeri 2 Penajam Paser Utara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Guru Ahli Pertama pada SMK Negeri 1 Pleret Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Bantul Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY
4 Agung Puja Kesuma, S.K.M., M.P.H. Peneliti Ahli Muda pada Pusat Riset Kesehatan Masyarakat dan Gizi Badan Riset dan Inovasi Nasional Republik Indonesia Penelaah Teknis Kebijakan pada Seksi Pelatihan dan Kesehatan Kerja Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY
5 Febtri Wijayanti, S.E., M.Ec.Dev. Peneliti Ahli Muda pada Sekretariat Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional Republik Indonesia Penelaah Teknis Kebijakan pada Subbagian Tata Usaha Bagian Pengelolaan Pengadaan Barang/Jasa Biro Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah DIY
6 Zulfian Arif, S.IP. Penata Keuangan pada Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Penelaah Teknis Kebijakan pada Subbagian Keuangan Sekretariat Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil DIY
7 Budi Harianto, S.Tr.Kes. Pranata Laboratorium Kesehatan Pelaksana Lanjutan/Mahir pada RSUD dr. Achmad Diponegoro Putussibau Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu Penelaah Teknis Kebijakan pada Seksi Pelayanan Medik Bidang Pelayanan Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Jiwa Grhasia Dinas Kesehatan DIY

Dengan penambahan personel ini, diharapkan pelayanan publik di Pemerintah Daerah DIY semakin optimal. Selamat bertugas bagi rekan-rekan yang baru saja bergabung di keluarga besar Pemerintah Daerah DIY.


YOGYAKARTA – Suasana di Jalan Kyai Mojo No. 56 tampak berbeda pada Jumat (2/1/2026) pagi ini. Seluruh pegawai di lingkungan Balai Pengukuran Kompetensi Pegawai (Balai PKP) BKD DIY berkumpul dengan semangat kebersamaan dalam kegiatan Jumat Krida Penghijauan.

Kali ini, kegiatan tidak hanya diisi dengan olahraga bersama, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata penanaman pohon buah-buahan dengan tema yang sarat makna: “Buahku, Buahmu, Buah Kita Semua”.

Simbol Keberlanjutan dan Rasa Memiliki

Tema “Buahku, Buahmu, Buah Kita Semua” dipilih bukan tanpa alasan. Filosofi di balik tema ini adalah menumbuhkan rasa kepemilikan (sense of belonging) serta tanggung jawab kolektif terhadap lingkungan kerja.

Penanaman pohon buah ini melambangkan:

  • Investasi Masa Depan: Apa yang ditanam hari ini adalah warisan untuk generasi pegawai mendatang.

  • Kesejahteraan Bersama: Hasil dari pohon-pohon ini nantinya dapat dinikmati bersama, mempererat silaturahmi antarpegawai.

  • Lingkungan Kerja Sehat: Menambah area resapan air dan menciptakan polusi udara yang lebih bersih di area perkantoran

Mendukung Gerakan Jumat Krida

Kepala Balai PKP menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari semangat Jumat Krida yang tidak hanya fokus pada kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan lingkungan. Dengan menanam berbagai jenis pohon buah, diharapkan area kantor menjadi lebih asri dan teduh, sehingga mampu meningkatkan kenyamanan serta produktivitas pegawai dalam bekerja.

Beberapa jenis bibit buah unggulan mulai dari mangga, jambu, hingga kelengkeng ditanam di area strategis lingkungan kantor. Setiap bidang di Balai PKP turut berpartisipasi memastikan bibit yang ditanam mendapatkan perawatan yang baik ke depannya.

Komitmen Hijau BKD DIY

Aksi penghijauan ini menjadi bukti nyata bahwa BKD DIY melalui Balai PKP berkomitmen mendukung kelestarian alam di tengah hiruk-pikuk kota Yogyakarta. Melalui langkah kecil seperti menanam pohon di halaman kantor, kita turut berkontribusi pada upaya mitigasi perubahan iklim secara lokal.

Harapannya, semangat “Buahku, Buahmu, Buah Kita Semua” ini tidak berhenti pada seremonial penanaman saja, namun terus tumbuh menjadi budaya peduli lingkungan yang melekat pada setiap insan ASN di lingkungan Pemerintah Daerah DIY.


YOGYAKARTA – Mengakhiri kalender tahun 2025 dengan rasa syukur, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY mengucapkan Selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta serta masyarakat luas.

Pergantian tahun bukan sekadar perubahan angka pada kalender, melainkan momentum bagi kita semua untuk melakukan refleksi atas capaian setahun terakhir dan menyusun strategi yang lebih tajam demi kemajuan Bumi Mataram.

Semangat Reformasi Birokrasi

Memasuki tahun 2026, BKD DIY berkomitmen untuk terus mengawal transformasi digital di bidang kepegawaian. Tantangan pelayanan publik di masa depan menuntut ASN yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki adaptabilitas tinggi terhadap teknologi dan perubahan zaman.

Beberapa fokus utama kami di tahun ini meliputi:

  • Optimalisasi Digitalisasi Layanan: Mempermudah administrasi kepegawaian melalui sistem yang lebih terintegrasi.

  • Pengembangan Kompetensi: Memastikan setiap ASN DIY memiliki akses terhadap pengembangan diri guna mendukung visi Gubernur DIY.

  • Penguatan Budaya SATRIYA: Terus menanamkan nilai-nilai Selaras, Akal budi luhur-jati diri, Teladan-rela melayani, Rela melayani, Inovatif, Yakin dan percaya diri, serta Ahli-profesional.

Harapan untuk ASN DIY

Kami mengajak seluruh ASN untuk menjadikan tahun 2026 sebagai panggung karya nyata. Mari kita tinggalkan kebiasaan lama yang menghambat produktivitas dan beralih ke pola kerja yang lebih lincah (agile) serta transparan.

"Keberhasilan pembangunan di DIY sangat bergantung pada dedikasi dan profesionalisme para pegawainya. Mari kita melangkah di tahun 2026 dengan semangat baru dan integritas yang tak tergoyahkan."

Selamat berkarya di tahun yang baru. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan bimbingan dan perlindungan bagi kita semua dalam menjalankan amanah pengabdian kepada bangsa dan negara.


Yogyakarta, 11 Desember 2025 — Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), KGPAA Paku Alam X (Sri Paduka), menyerahkan 274 Surat Keputusan (SK) Pensiun kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Daerah DIY yang memasuki masa purna tugas periode Januari hingga Juni Tahun 2026 pada Kamis, 11 Desember 2025. Acara penyerahan ini merupakan wujud apresiasi pemerintah daerah atas pengabdian para ASN.

Membacakan Sambutan Gubernur DIY, Sri Paduka menyampaikan ucapan selamat memasuki masa purna tugas bagi para penerima SK Pensiun. Beliau juga menyampaikan apresiasi atas pengabdian, dedikasi, dan loyalitas yang telah ditunjukkan oleh para PNS dalam menjalankan amanah pemerintahan dan pelayanan masyarakat di Pemda DIY.

Wakil Gubernur DIY menekankan bahwa segala upaya, tenaga, dan pemikiran, bahkan pengorbanan waktu untuk keluarga, merupakan wujud tanggung jawab mulia dalam ketugasan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Masa Pensiun: Babak Baru Penuh Peluang

Sri Paduka juga menyoroti bahwa masa pensiun adalah fase baru yang membawa ketenangan karena berkurangnya beban pekerjaan, namun bukan merupakan akhir dari kebermanfaatan.

  • Masa pensiun adalah waktu yang tepat untuk terus berkontribusi.
  • Kontribusi dapat dilakukan melalui aktivitas produktif maupun pengabdian sosial-kemasyarakatan.
  • Fase ini disebut sebagai babak baru yang sarat peluang, di mana para purna tugas dapat memberi inspirasi dan berkarya di berbagai bidang.

Di akhir membacakan sambutan Gubernur DIY, Wakil Gubernur DIY berharap agar masa pensiun para PNS diliputi berkah, kebahagiaan, dan manfaat, serta senantiasa berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa.

Acara penyerahan SK Pensiun ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD DIY, Jajaran Forkopimda DIY, Kepala Kantor Regional I BKN DIY, serta Jajaran Pimpinan Sekretariat Daerah dan OPD Pemda DIY.


Yogyakarta 3 Desember 2025 -- Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Badan Kepegawaian Daerah DIY menyelenggarakan ujian Dinas Tingkat I bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS). Adapun peserta ujian dinas tersebut adalah PNS Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalitas ASN dalam rangka pemenuhan persyaratan kenaikan pangkat sesuai ketentuan peraturan kepegawaian.

Pembukaan ujian dinas ini dilaksanakan di Ruang Sekar Jagat, Gedung BKD, DIY. Kegiatan ini menjadi salah satu instrumen penting dalam pembinaan karier PNS, khususnya bagi pegawai yang akan naik pangkat ke golongan II/d atau III/d. Peserta ujian berjumlah 28 orang, terdiri dari 22 pria dan 6 wanita. Para peserta berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah di Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. 

Proses ujian berjalan selama 90 menit dan menggunakan Computer Assisted Test (CAT). Ujian berlangsung lancar dan tertib berkat dukungan panitia penyelenggara serta kedisiplinan para peserta. BKD DIY juga memastikan sarana dan prasarana pendukung, termasuk peralatan tes dan fasilitas ruang ujian, sesuai dengan standar pelaksanaan Ujian Dinas yang berlaku. Pengawas ujian turut mengawasi jalannya kegiatan agar tetap objektif dan bebas dari pelanggaran.

Ujian Dinas Tingkat I merupakan salah satu langkah nyata untuk mendorong budaya kerja profesional, berkualitas, dan berintegritas dalam tubuh birokrasi. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berkomitmen terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur sebagai kunci keberhasilan pembangunan daerah.


Profil Singkat BKD DIY

Badan Kepegawaian Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan lembaga kepegawaian yang  ada di wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang merupakan perkembangan dari lembaga kepegawaian yang ada sebelumnya.


© 2026 BKD D.I. Yogyakarta. All Rights Reserved.
  • 0274-562150 fax. Psw 2903, (0274) 512080
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • Jl. Kyai Mojo No.56, Bener, Kec. Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55243