
Yogyakarta – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Lingkungan Pemerintah daerah DIY untuk ekstra waspada terhadap maraknya aksi penipuan yang mengatasnamakan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Para pelaku diketahui menggunakan modus pembaruan (update) data kepegawaian untuk menjerat korban melalui aplikasi pesan WhatsApp maupun telepon pribadi.
Kenali Ciri-Ciri Modusnya
Agar tidak menjadi korban, berikut adalah ciri-ciri modus penipuan yang sering terjadi:
-
Menghubungi Lewat Jalur Pribadi: Pelaku mengaku sebagai pegawai BKN dan menghubungi korban secara langsung via WhatsApp atau telepon.
-
Link dan File Mencurigakan: Mengirimkan tautan (link) tidak resmi (bukan domain .bkn.go.id) atau mengirimkan file berformat .apk dengan alasan pembaruan data.
-
Permintaan Uang: Meminta transfer sejumlah uang dengan dalih biaya administrasi atau percepatan update data.
-
Ancaman Pemblokiran: Mengancam akan menghapus data kepegawaian atau menghentikan gaji jika tidak segera mengikuti instruksi pelaku.
Langkah Proteksi: Jangan Berikan Data Anda!
BKD menegaskan bahwa BKN tidak pernah meminta pembaruan data melalui chat pribadi atau memungut biaya apapun. Lindungi diri Anda dengan langkah berikut:
-
Jangan Klik Tautan Apapun: Hindari mengeklik link mencurigakan atau menginstal file aplikasi (.apk) dari nomor yang tidak dikenal. File tersebut bisa berisi malware pencuri data.
-
Jaga Kerahasiaan Data: Jangan pernah memberikan NIK, password akun MyASN, atau data pribadi lainnya kepada siapapun.
-
Verifikasi Jalur Resmi: Pastikan segala informasi kepegawaian bersumber dari kanal resmi:
-
Website Resmi BKN:
bkn.go.id -
Layanan Mandiri:
ataumysasn.bkn.go.id asndigital.bkn.go.id
-
PENTING: Proses update data resmi hanya dilakukan secara mandiri melalui portal MyASN yang sah atau melalui admin SIASN di instansi masing-masing. Seluruh proses ini bersifat GRATIS (Rp 0,-).

