Berikut materi seminat kepegawaian Jabatan Fungsional dapat diunduh disini:
Berikut materi seminat kepegawaian Jabatan Fungsional dapat diunduh disini:

Upacara Hari Ulang Tahun Ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia dilaksanakan di Halaman Badan kepegawaian Daerah DIY, hari Sabtu tanggal 17 Agustus 2019 yang diikuti seluruh Karyawan/karyawati Badan kepegawaian Daerah DIY.
Upacara dipimpin oleh Kepala Balai Pengukuran Kompetensi DIY mewakili Kepala Badan Kepegawaian Daerah DIY Drs. Eko Nuryanto. Tema Peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia kali ini adalah:, “SDM UNGGUL INDONESIA MAJU”. Amanat Gubernur DIY yang dibacakan oleh inspektur upacara menyampaikan bahwa di era digital ini, yang diminta adalah etos kerja,kreatif dan inovatif yang didukung oleh disiplin, selain keuletan kerja dan belajar berbagi jika kita hendak berperan dalam kemajuan dunia. Guna mewujudkannya kita harus mengambil nilai-nilai progresif untuk merebut ilmu, teknologi dan ekonomi di Universitas, Bank dan Industri.
Sebagai bangsa kita harus bisa keluar dari kebiasaan yang hanya menengok ke belakang, tapi lebih berorientasi ke depan. Sehingga kita bisa membangun generasi baru yang mampu menapaki tegalan berbatu mendaki bukit keberhasilan dimana Indonesia bisa setara negara-negara maju. Kita harus menumbuhkan kultur baru “Culture of excellence” atau kultur keunggulan di semua bidang kehidupan, dimulai dari arena pendidikan. Tema keunggulan sangat menentukan tingkat kemajuan dan martabat bangsa, yang digerakkan oleh visi akbar yang sanggup meminta pengorbanan dari segenap warga.
Dipandu oleh strategi cerdas, agar sumberdaya yang terbatas bisa cukup. Dimotori oleh inovasi kreatif, dikawal oleh sikap antisipatif-responsif, dan didukung oleh karakter ketekunan. Tetapi, tak ada keunggulan jika kita tidak mampu memahami, bahwa pondasi prestasi keunggulan-keakbaran adalah budaya. Itulah modal utama yang menjadi pendorong kemajuan negara-negara maju.
Kesimpulannya, basis keunggulan suatu produk, organisasi, daerah, bahkan bangsa, nyata-nyata dan tak bisa lain, ialah manusia-manusia unggul, baik spiritualitas, intelektualitas, dan etos kerja. Apa rahasianya? Jawabannya tegas: budaya! Budaya yang bertumbuh ialah kerja keras, disiplin , berhemat dan mengutamakan pendidikan.
Itulah akar-akar tunggang pohon keunggulan yang kita cari-cari: spirit of excellence. Memang spirit itu perlu diberi darah, saraf, otot, dan daging, agar menjadi tubuh, artinya menjadikannya sebuah budaya. Sekaranglah saatnya untuk bangkit bersama dalam Gerakan kebudayaan untuk memberikan makna nyata Renaisans Yogyakarta menuju perabadan maju dan bermartabat.
Marilah energi itu kita sinergikan, agar menjadi kekuatan dahsyat sebagai sebagai wahana menuju kehidupan berbangsa dan bermasyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan dalam suasana gotong-royong guyub rukun dan aman-damai.
Merujuk tema peringatan tahun 2019 ini, esensinya adalah bahwa pembangunan harus berpusat pada Manusia Unggul, dimana saat ini harus dikuatkan sebagai wahana menuju peradaban maju yang bermartabat.
Dengan pandangan reflektif seperti itu, marilah kita bangun persatuan dan kesatuan bangsa dengan membangun “SDM Unggul Menuju Indonesia Maju” dengan penuh rasa syukur. Akhir kata, Semoga Tuhan Yang maha Kuasa menunjukkan arah dijalan-Nya, sehingga jiwa dan Cita-cita Proklamasi secara bertahap dapat diwujudkan, berangkat dari tema tersebut. Dirgahayulah Negara Kesatuan Republik Indonesia! Sekali Merdeka, Tetap Merdeka, menuju Indonesia Maju, Unggul dan Jaya.
Pemerintah Daerah DIY menyelenggarakan uji kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya DIY (Sekretaris Daerah) DIY pada hari Senin dan Selasa tanggal 12 dan 13 Agustus 2019 bertempat di ruang Rapat B Badan Kepegawaian Daerah DIY yang diikuti oleh 9 calon Sekda DIY adalah :
Acara dibuka oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia sebagai Ketua Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (Sekretaris Daerah ) DIY, Dr.Ir. Bima Haria Wibisana, M.SIS. Acara juga dihadiri oleh . Drs. Dwi Wahyu Atmaji, M.P.A. Sekretaris Kementerian PAN dan RB RI selaku anggota pansel. Sekretaris Daerah DIY Ir. Gatot Saptadi, Prof. Dr. H. Edy Suandi Hamid, M.Ec. (Rektor Universitas Widya Mataram, Yogyakarta) dan Dr. Arie Sutijo, M.Si. Pengajar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM selaku anggota pansel. Kepala Badan Kepegawaian Daerah DIY R. Agus Supriyanto, S.H., M.Hum selaku sekretariat pansel juga turut hadir dalam acara ini.
Uji Kompetensi dilakukan oleh tim penguji dari Dinas Psikologi Angkatan Udara Republik Indonesia yang diikuti oleh Letkol Kes. Dra. V Triastuti W, M.A.. Uji kompetensi ini bertujuan untuk memetakan kompetensi masing-masing calon Sekda DIY. UJi Kompetensi merupakan salah satu tahap dalam Seleksi Terbuka JPT Madya Sekretaris Daerah DIY.

“Dirikanlah shalat dan berkurbanlah (an-nahr)" (QS al-Kautsar).
Penyembelihan hewan kurban ketika Hari Raya Idul Adha disebut dengan Al-udhhiyah, sesuai dengan waktu pelaksanaan ibadah tersebut, Maknanya adalah hewan yang disembelih dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah SWT, dilaksanakan pada hari An-nahr (Idul Adha) dengan syarat-syarat tertentu.
Kenapa harus berkurban?
BKD DIY merayakan Idul Qurban dengan membagikan 9 ekor kambing. Sumber dana pembelian hewan qurban adalah dari iuran sukarela yang telah disepakati karyawan/karyawati Badan Kepegawaian Daerah DIY yang dikumpulkan setiap bulan. Pada tahun ini dana yang terkumpul dapat membeli 6 ekor kambing. Pada hari Jumat tanggal 9 Agustus 2019 Badan Kepegawaian Daerah DIY yang diwakili oleh Ketua Panitia Penyembelihan dan Penyaluran Hewan Qurban Drs. Eko Nuryanta disaksikan oleh para pengurus lainnya menyerahkan 6 hewan qurban secara langsung kepada enam Takmir Masjid/TPA yang ada di wilayah DIY yaitu:
Pada hari Selasa tanggal 13 Agustus 2019 diserahkan 3 ekor kambing dari keluarga Kepala BKD DIY untuk disembelih dan dibagikan kepada Pegawai Non PNS, Security , Cleaning Service dan yang berhak lainnya di lingkungan Badan Kepegawaian Daerah DIY yang dilaksanakan bertempat di halaman Gedung Arsip Badan Kepegawaian Daerah DIY Jl. Kyai Mojo No. 56 Yogyakarta.
Keiklasan dalam berqurban hakekatnya adalah sebagai cara umat muslim dalam meneladani Nabi Ibrahim dan putranya, Nabi Ismail. “Keikhlasan beliau (Nabi Ibrahim) dan keikhlasan puteranya (Nabi Ismail) yang tadinya mau dikurbankan, akhirnya diganti menjadi gibas (hewan kurban).
Disampaikan dengan hormat, bahwa berdasarkan Pengumuman Nomor 821/8895/Pansel JPT DIY tanggal 22 Juli 2019, Panitia Seleksi JPT Madya mengumumkan hal sebagai berikut
Memperhatikan surat dari Walikota Yogyakarta nomor X.800/116 tanggal 30 Juli 2019 tentang Pengumuman Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta.
Bersama ini kami sampaikan bahwa apabila di instansi Saudara ada Pegawai Negeri Sipil yang memenuhi syarat dan berkeinginan mengikuti seleksi dimaksud, dapat mengakses alamat www.jogjakota.go.id dan www.bkpp.jogjakota.go.id.
Badan Kepegawaian Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan lembaga kepegawaian yang ada di wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang merupakan perkembangan dari lembaga kepegawaian yang ada sebelumnya.
